Rindu Padanya
“ Fy, apa kamu yakin akan kuliah disana?” tanya Rio
“ Iya, aku udah lama ingin kuliah disana..” jawab Ify
Rio tertunduk lesu. Ia tak ingin melepaskan Ify pergi jauh darinya.
“ Io, maafin aku yah, aku Cuma ingin ngejar cita-citaku..”
“ Gak papa kog Fy, aku yakin kamu bisa dapetin apa yang kamu inginkan...” kata Rio memaksa untuk tersenyum
“ Aku akan tunggu kamu Fy..” lanjut Rio
“ Makasih yah Io...” Ify memeluk Rio
Ify pun memeluk Rio, berusaha untuk menguatkan pacarnya agar rela untuk melepasnya hanya untuk sesaat.
“ Fy, nanti malem aku jemput yah...”
“ Untuk apa io?”
“ Kamu kan besok udah berangkat ke Aussie, aku Cuma mau nikmatin saat-saat terakhir sebelum kamu pergi..” kata rio
“ Iya...aku mau kog..”
****
Malam Hari
Rio menjemput Ify lalu mengajaknya ke sebuah cafe yang romantis, suasananya begitu indah. Rio sengaja memilih tempat duduk di luar cafe agar dapat menikmati suasana pemandangan sekitar yang indah.
“ Fy, aku punya sesuatu untuk kamu..” kata Rio mengambil sebuah kotak kecil dari jaketnya.
“ Apa itu Io?”
Rio memberikannya ke Ify, lalu Ify pun segera membuka isinya dan mendapati sebuah cincin putih yang terukir nama Rio.
“ Indahnya...” puji Ify
“ Aku ngasih itu, supaya kamu slalu ingat aku Fy...”
“ Makasih yah Io...” Ify terlihat menangis terharu.
Ify semakin terlihat sedih untuk meninggalkan Rio, karena sikap Rio yang slalu memberikannya kenyamanan.
“ Oh iya, aku juga punya sesuatu untuk kamu..” kata Ify mengambil sesuatu dari tas kecilnya
Rio mengambil sebuah gantungan berbentuk bintang yang ditengahnya terukir bentuk LOVE..
“ Aku mau, kamu slalu jaga gantungan ini, setiap kamu kangen sama aku, aku juga pasti akan slalu kangen kamu Rio..” kata Ify
“ Makasih Fy...”
Malam itu mereka menghabiskan waktu berdua dengan Bintang-bintang yang menambah indah malam mereka.
****
@Bandara
“ Io, aku pergi yah..” pamit Ify
“ Iya...kamu jaga diri baik-baik yah...” pesan Rio
“ Iya..”
Rio mengecup kening Ify dan memeluknya erat. Ify menangis terharu. Setelah itu Ify melepaskan pelukan Rio dan berlalu karena pesawat yang akan membawanya ke Aussie akan lepas landas.
Rio masih terus menatap lirih Ify sampai Ify tak terlihat lagi.
‘ Aku akan slalu tunggu kamu Fy..’ batin Rio
****
Hari demi hari Rio lalui tanpa adanya kekasih yang selalu menemaninya. Rio tak pernah melirik siapapun. Karena hatinya ia persembahkan hanya untuk gadis yang ia tunggu.
“ Rio..” panggil seseorang
Rio menoleh dan melihat orang itu
“ Eh elo Vin, ada apa?” tanya Rio
“ Gak, gue Cuma mau nyapa elo aja..”
“ Oh...”
“ Lesu banget Io?”
“ Gak kog, gue gak papa..”
“ Loe kangen Ify?”
Rio tak bisa menjawab, ia hanya bisa mengangguk pelan. Alvin yang tau keadaan Rio tak ingin bertanya apapun lagi.
****
@Kamar rio
Rio berusaha menelpon Ify, namun berulang kali tak pernah diangkat. Rio memakluminya, karena mungkin Ify sedang disibukkan dengan berbagai tugas kuliahnya.
Namun saat Rio akan memejamkan kedua matanya. Terdengar dering suara hp Rio. Secepatnya Rio melihat siapa orang yang menelponnya. Anpa basa-basi Rio mengangkatnya karena Ify.lah yang menelponnya
“ Halo..Rio..” sapa Ify
“ Hy Fy...apa kabar?” tanya Rio
“ Aku baik kog, kamu?”
“ Aku juga baik..”
“ Maaf yah tadi aku gak ngangkat telfon kamu, lagi sibuk sih..”
“ Gak papa kog Fy, aku maklum...udah makan kamu?”
“ Udah kog...kamu belum tidur?”
“ Sebenernya tadi udah mau tidur, tapi karena kamu yang nelfon yah aku angkat..aku kangen Fy sama kamu..”
“ Aku juga Io, aku slalu ngeliat cincin yang kamu kasih saat aku kangen kamu..”
“ Aku juga...eh Fy..tunggu bentar yah, aku mau ngasih sesuatu sama kamu...”
Ify hanya mengikuti apa yang Rio katakan. Rio segera duduk di ruang santai dirumahnya dan duduk diatas piano. Rio mendekatkan hp.nya agar Ify bisa mendengarkan suara piano yang akan Rio nyanyikan.
“ Fy, aku mau nyanyi buat kamu..”
Bintang malam katakan (sampaikan) padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi katakan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan
Ify yang mendengarkan Rio bernyanyi hanya bisa menangis terharu. Rio menunjukkan betapa rindunya ia kepada Ify, begitu pula Ify yang hanya bisa menangis sedih.
“ Fy, kamu jangan nangis yah…”
“ I..ya…makasih ya Io..”
“ Ya udah..aku tidur dulu yah…good night bintangku…Miss you.”
“ Miss you too..”
Rio pun memutus sambungannya dengan Ify. Lalu beranjak untuk tidur.
****
Esoknya, saat Rio akan pulang dari kampus. Rio terlebih dahulu menemui Alvin untuk mengajaknya pulang bareng.
“ Eh, Vin..mau pulang gak?”
“ Iya..ayo..”
Mereka pun menuju parkiran, setelah itu mereka mengendarai motor masing-masing. Rio berjalan didepan Alvin. Ditengah perjalanan, mobil yang berjalan ugal-ugalan terlihat didepan motor Rio, Rio pun berusaha untuk mengelak namun nihil..Motornya bertabrakkan dngan mobil itu dan tubuh Rio terhempas jauh dari motornya. Alvin segera membantu Rio untuk membawanya kerumah sakit.
****
PRRAANGG..Foto yang terletak dimeja Ify pecah. Foto itu adalah gambar dirinya bersama Rio
“ Kenapa foto ini bisa jatuh, apa yang sedang terjadi…Tuhan, kumohon jangan terjadi apapun terhadap Rio” gumam Ify
****
@Rumah Sakit
“ Io, loe bertahan yah…” kaa Alvin panic
Rio hanya tersenyum kecil ke arah Alvin. Rio pun segera memasuki UGD. Alvin segera menelfon kedua orang tua Rio. Tak lama kedua orang tuanya sampai dirumah sakit.
Berselang 2 jam, Dokter keluar dari UGD.
“ Gimana dok anak saya?” Tanya mama Rio
“ Anak ibu telah melewati masa kritisnya, tapi saat ini tubuhnya masih belum stabil…” jelas dokter
“ Apakah anak saya bisa diselamatkan dokter?” Tanya papa Rio
“ Kami, pihak rumah sakit akan berusaha semaksimal mungkin untuk menolong. Dan unuk saat ini Rio masih belum sadar..”
Terlihat wajah sedih dari muka mamanya Rio. Alvin hanya bisa terdiam mendengar keadaan sahabatnya itu.
****
Sudah hampir seminggu Rio tak sadarkan diri. Alvin masih terus merahasiakan semuanya dari Ify. Berulang kali Ify menelfon Alvin untuk menanyakan keadaan Rio, namun Alvin mengatakan bahwa Rio kini sedang sibuk dengan kuliahnya.
@Kamar Rio
Alvin yang kini sedang menjenguk Rio hanya menatap lirih sahabatnya itu. Tak lama tangan Rio bergerak. Dan perlahan matanya pun terbuka.
“ Rio..loe udah sadar?” tanya Alvin
“ Gu....e..dima..na?” tanya Rio terbata-bata
“ Loe kecelakaan Rio, dan sekarang loe lagi dirumah sakit...”
Alvin segera menelfon orang tua Rio. 1 jam kemudian orang tua Rio telah ada disamping Rio.
“ Sayang, kamu sudah sadar..?” tanya mamanya
“ I..ya..ma....”
“ Ya udah kamu jangan banyak ngomong..banyak istirahat aja..” pesan papanya
“ Ma, Pa, sakiii...t” kata Rio memegangi dadanya yang diperban
“ Tahan yah Io, dokter akan menanganimu..”
Alvin segera memanggil dokter dan memeriksa keadaan Rio.
“ Keadaannya masih lemah, ia masih belum seutuhnya pulih..” jelas dokter
“ Udah..lah dokter...Rio udah gak kuatt...”
“ Jangan ngomong gitu Io, loe harus mikirin keadaan loe..” kata Alvin
“ Ma...Pa...biarin Rio tidur yah, Rio gak kuat nahan sakitnya...Rio capek ma...” kata Rio lirih
“ Io, plis kamu jangan ngomong gitu, apa loe gak mikirin Ify..dan bukannya loe akan nungguin dia..” kata Alvin sedikit membentak. Mama papanya hanya menangis
“ Vin...gue mo..hon loe jangan kasih tau..Ify..sekarang...gue gak mau..ganggu dia...”
“ Io...”
“ Semuanya, Rio tidur dulu yah...” Rio memejamkan matanya dan....Kini Rio tlah berada ditempat yang tenang.
Semuanya menangis tak terkecuali Alvin. Terlihat diwajah Rio bahwa ia kini tak merasakan sakit lagi akibat lukanya.
****
2 Tahun Kemudian
Ify tiba dibandara lalu segera menuju rumahnya. Setelah selesai, Ify segera menuju rumah Rio, ia begitu rindu kepada sosok pacarnya yang sudah hampir 2 tahun tak pernah memberinya kabar lagi.
Ify mengetuk pintu rumah Rio namun tak ada jawaban apapun. Rumahnya terlihat kosong. Karena tak dapat menemui seorang pun disana, Ify menuju rumah Alvin.
“ Eh...I..fy..” kata Alvin gugup saat membuka tamu yang mengetuk rumahnya
“ Vin, dimana Rio?” tanya Ify to do point
Alvin hanya diam dan tak sedikitpun membuka suara.
“ Vin..jawab, dimana Rio? Gue kerumahnya gak ada orang...” kata Ify. Matanya sudah hampir menangis.
“ Fy, loe tunggu sebentar..” Alvin masuk dan mengambil sebuah kotak dan memberikannya ke Ify.
“ Nih, loe akan tau setelah membuka kotak ini..” Ify akan membukanya
“ Gue mohon jangan loe buka disini, loe bisa buka dirumah..dan gue harap loe bisa tabah Fy saat sudah mengetahuinya..”
Ify pun semakin takut akan terjadi sesuatu terhadap Rio. Ify segera pulang dan menuju kamarnya. Jantungnya berdebar kencang, firasatnya mengatakan hal buruk terjadi pada Rio. Ify membuka kotak itu dan menemukan beberapa foto dirinya bersama Rio, terlihat pula ada sebuah kaset dan..yang membuat Ify semakin bergetar...gantungan yang ia berikan kepada Rio ada didalam kotak itu. Ify semakin penasaran dan menyetel kaset itu dikamarnya. Lalu muncul sosok Rio yang sedang duduk sambil memegang gitar.
“ Hy Fy..apa kabar? Semoga aja loe baik yah..gue buat video ini untuk sekedar iseng...gue kangen banget Fy sama loe...oh iya gue mau nyanyi buat elo...” Rio memainkan sebuah lagu berjudul Lagu Rindu yang biasa Rio nyanyikan untuk Ify dengar sebelum ia tidur.
Ify beralih ke arah kotak itu dan melihat surat, Ify pun membacanya.
Dear Ify
Maafin aku yah udah buat kamu resah...
Aku bener-bener kangen sama kamu, ini mungkin surat terakhir yang aku kasih...
Fy, maafin aku juga, gak bisa nungguin kamu sampai kamu selesai...
Tuhan berkehendak lain Fy...
Aku kini telah dipanggil-Nya...
Suara Rio yang disetel Ify semakin membuat suasana hati Ify semakin sedih..Ify telah menumpahkan seluruh tangisnya saat mengetahui bahwa Rio telah tiada.
Fy, aku mau kamu jangan sedih yah...
Jangan pernah bersedih hanya karna kepergianku..
Aku mau kamu slalu kuat dan tak lemah..
Aku yakin kamu bisa tanpa aku..
Fy, berjanjilah pada ku..
Kamu akan slalu jaga cincin yang aku kasih..
Jangan pernah lupain aku yah Fy...
Bye Fy...
Aku akan tunggu kamu...
Dari sana...
Miss You Ify...
Tau kah engkau wahai langit..
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan kupasang hiasan angkasa yang erindah
Hanya untuk dirinya
Lagu Rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana..
Izinkan ku ungkap segenap rasa dan keRINDUAN...
Seketika itu pula, video Rio bernyanyi mati. Ify masih menangis deras. Tak sanggup dirinya menahan kesedihan yang begitu mendalam. Sejenak ia berhenti menangis dan berusaha tegar seperti apa yang Rio inginkan
“ Io, aku janji akan slalu jaga cincin kamu...aku akan slalu tegar untuk kamu...selamat tinggal Rio...” ucap Ify sambil mencium foto Rio.
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar