Pantaskah???
Terlihat gadis manis sedang duduk sambil terus melihat ke bunga mawar putih yang telah layu kini ia pegang. Tak jauh dari sana ada sepasang mata yang terus memandangi gadis itu. Ingin sekali ia mendekatinya namun entah mengapa kakinya terasa kaku untuk berjalan. Lalu ada yang menghampiri gadis tersebut.
“ Ify, kita pulang yuk..” ajaknya
“ ....... “ tak ada respon dari gadis yang dipanggil Ify
“ Fy, ayolah. Gabriel gak akan mau liat lo gini..” bujuk sahabatnya itu
“ Tapi kalo ia memang gak mau liat gue gini, kenapa dia tega ninggalin gue Via..” kata Ify lirih sambil memandang sahabatnya itu.
“ Setiap orang punya jalan hidup masing-masing, mungkin Tuhan punya rencana lain dibalik kejadian ini..” kata Sivia bijak
“ Semoga aja yang lo omongin bener..” kata Ify
“ Ya udah, ayo pulang..” ajak Sivia sekali lagi. Ify pun mengangguk dan pergi dari tempat itu.
‘ Fy, gue pengen jadi pengganti Gabriel buat lo ‘ batin seseorang yang dari tadi memandangi Ify dari jauh.
****
Ify berjalan gontai menuju kelasnya dengan membawa beberapa buku ditangannya. Lalu ada yang tak sengaja menabraknya sehingga buku yang Ify bawa semuanya jatuh.
“ Maaf..maaf..gue gak sengaja..” kata orang yang menabrak Ify
“ Gak papa..” kata Ify singkat tanpa melihat orang yang menabraknya
“ Sini biar gue bawain, banyak banget buku yang lo bawa..” kata cowok yang menabrak Ify
“ Gak perlu, gue bisa..” jawab Ify cuek dan berlalu meninggalkan cowok tersebut
‘ Apa sedingin itu sikap lo sama cowok fy ‘ batin cowok yang menabrak Ify
“ Woi Io, “ sapa seseorang yang megangetkan cowok tadi yang bernama Rio
“ Ah elo Vin, kenapa?” tanya Rio lesu pada sahabatnya Alvin
“ Gak, gue Cuma mau nyapa lo doang..kenapa lo ngeliatin si ify itu?” tanya Alvin
“ Gue tadi gak sengaja nabrak dia dan saat gue mau nolongin bawa bukunya dia nolak, sikapnya sama gue dingin banget...”
“ Bukan sama lo doang kali, sama semua cowok dia gitu, semenjak pacarnya Gabriel meninggal..”
“ Tapi gue pengen banget ngeliat dia ketawa lagi, dan gue juga mau jadi pengganti Gabriel dihatinya..”
“ Iya Io, gue au, tapi mau gimana lagi, Ify itu cewek yang gak mudah jatuh cinta..”
“ Tapi gue yakin, gue akan buat Ify kembali tersenyum..” Tekad Rio
****
@Rumah Ify (Kamar Ify)
Ify hanya bisa melamuni foto yang berada disamping tempat tidurnya. Kadang Ify menangis melihat foto itu. Yups, foto itu adalah foto dirinya bersama Gabriel, pacarnya yang meninggal akibat sebuah penyakit.
“ Yel, kenapa lo tega ninggalin gue, gue cinta banget sama lo, dan lo juga tau kan gue susah untuk ngelupain lo, apalagi cinta ke cowok lain..itu susah banget..” gumam Ify
“ Gue merasa sepi yel, gue hampa, gue merasa gue gak ingin hidup lagi, gue pengen sama lo..”
Ify tak henti-entinya menangis, Sivia sahabatnya sudah berusaha membujuk dan menghibur Ify namun tetap saja terlarut dalam dukanya
TOK..TOK..Pintu Ify diketuk
“ Masuk aja..gak dikunci..” kata Ify
Lalu Sivia pun masuk kamar Ify. Sivia melihat Ify sedang menghapus ar matanya, Via tau apa yang sedang dilakukan Ify...menangisi Gabriel
“ Udahlah Fy, gue mohon lo jangan kayak gini, mana Ify yang gue kenal, mana Ify yang dulu..” kata Via
“ Maaf Via, Ify yang dulu udah rapuh..” jawabnya singkat
“ Plis Fy, hidup lo harus terus berjalan, gue gak mau liat sahabat gue gini, ayolah fy kembali kayak dulu..semanagt..” kata Via berusaha menyemangati Ify
“ Gue gak bisa Via, semangat dan harapan gue udah ikut ke kubur bersama perginya Gabriel buat selamanya..” kata Ify memegang foto Gabriel dan memeluknya
“ Gak..gak..gak, pokoknya lo harus semangat, lo harus jadi Ify yang dulu, ceria dan bawel..dan ini akan gue ambil..” kata Via mengambil foto-foto Gabriel yang ada dikamar Ify.
“ Fy, apaan sih lo, balikin..” kata Ify
“ Gue gak mau, untuk sementara gue sita foto ini, dan kalo lo masih terus-terusan gini, gue akan bakar semua foto ini..” ancam Via
“ Jangan dibakar Vi..plis..” kaat Ify takut
“ Ok, gue gak akan bakar foto ini, asalkan lo balik kayak Ify dulu, dan lo juga harus bisa bangkit dari kesedihan lo...”
“ Iya, gue akan balik kayak Ify dulu, gue janji, tapi plis jangan bakar foto-foto itu, dan gue mohon balikin Via..” kata Ify sedikit memelas
“ Maaf Fy, untuk sekarang gue gak bisa balikin ini, gue pengen bener-bener liat perubahan dalam diri lo setelah itu baru gue balikin..” kata Via keluar dari kamar Ify
Ify Cuma bisa diam dan mencoba mencerna kata-kata Via.
‘ Fy, maafin gue, gue ngelakuin ini demi kebaikan lo ‘ batin Via dari balik kamar Ify
‘ Via bener, gue harus jadi Ify yang dulu, gue juga gak boleh teru-terusan terlarut dalam kesedihan, gue harus ngelanjutin hidup gue..Yel, gue yakin lo setuju kan apa yang akan gue lakuin..” kata Ify tersenyum melihat foto Gabriel satu-satunya yang berada dihp.nya
****
@Kelas ify
“ Pagi sivia..” sapa Ify
“ Pa. ..pagi..fy..” kata Sivia sedikit kaget
“ Kenapa lo ngeliatin gue gitu? Ada yang salah?”
“ Gak, gak ada kog, tumben lo udah seneng banget? Baru juga kemarin gue anacam sedikit..” kata Via
“ Lo bener Via, gue gak harus sedih, gue akan jadi Ify yang dulu kok..thanks yah udah nyemangatin gue..”
“ Itu udah jadi tugas gue sebagai sahabat lo..”
****
@Kantin
“ Bentar yah Fy, gue pesen makanan dulu..” kata Via. Ify mengangguk.
“ Hy Fy..” sapa Alvin dan Rio
“ Hy Vin, Io..” balas Ify
“ Boleh gabung kan ?” tanya Rio
“ Boleh kog,, Vin lo pasti nyari Via kan ?”
“ Gak juga Fy..”
‘ Tumben nih anak semangat banget’ batin Rio
“ Eh ada Alvin dan Rio yah..” kata Via yang baru selesai memesan makanan
“ Iya via..” kata Alvin
“ Eh, kalian gak makan nih?” tanya Ify ke Rio dan Alvin
“ Udah kog Fy..” jawab Rio yang diangguki Alvin
Saat mereka mengobrol ria ada anak OSIS yang sedang memberikan selebaran.
“ Eh, apaan tuh?” tanya Sivia
“ Ini, acara seni pemilihan Queen and King buat mewakili sekolah kita ke ajang Nasional, ini dituntut bisa mempunyai bakat dalam segala bidang..” kata Alvin yang membacakan sedikit isi selebaran itu.
“ Wah, asyik tuh, Fy lo ikut yah sebgaai wakil dari kelas kita..” usul Sivia
“ Gak mau...” Tolak Ify
“ Yah fy, kan lo cocok ikut lomba ini..di kelas kita yang pantes itu Cuma lo..” rengek Via
“ Gue bilang enggak yang enggak, kenapa lo aja yang ikut..”
“ Yah Ipy, gue kan gak bisa diliatin orang banyak, yang ada nanti gue pingsan lagi ditonton banyak orang..”
“ Iya fy, lo kan punya bakat bermain piano tuh, bakat lo itu bisa jadi nilai tambah untuk lo menang..” kata Rio
“ Aah..bodo, gue gak mau..” kata Ify ngambek
“ Gue janji deh Fy, kalo lo ikut nih lomba, gue, Rio, sama Alvin akan beliin lo permen yupi yang banyak de..” ceplos Via
“ Yah daripada buat Ify mending tuh permen buat gue Via..” kata Alvin . Sivai langsung melototi Alvin .
“ Mau yah Fy...eh kalian setuju kan usul gue tadi..” kata Via sedikit ngancam
“ Iya ..” jawab Rio dan Alvin
“ Ynag bener kalian mau beliin gue permen yupi yang banyak?” tanya Ify
“ Iya, kita bakaln beliin lo tuh permen sebanyak yang lo mau..” kata Rio
“ Ok..gue akan ikut..”
****
Hari pemilihan King and Queen pun tiba. Ify dan salah satu cowok dikelasnya mewakili dari kelas XI A 2. Dan Rio bersama gadis salah satu dari kelasnya juga mewakili dari kelas XI A 4.
Saatnya Ify menampilkan bakatnya bermain piano, Ify sudah siap bernyanyi. Lalu ia mulai mendentingkan alunan dari pianonya dan mulai bernyanyi.
Sejak ia pergi dari hdupku
Ku merasa sepi
Dia tinggalkan kusendri disini
Tanpa satu yang pasti
-Aku tak tau harus bgaimana
Aku merasa tiada berkawan
Selain dirimu selain cintamu
*Kirim aku malaikatmu
biar jadi kawan hidupku
dan tunjukkan jalan yang
memang kau pilihkan untukku
kirim aku malaikatmu
karna ku sepi berada disini
dan di dunia ini aku tak mau sendiri
Tanpa terasa kuteteskan
Air mata ini
Ynag tiada berhenti mengiringi
Kisah dihati
Ify begitu menghayati lagu tersebut yang ia persembahkan untuk Gabriel. Semua penonton terhanyut lagu yang Ify bawakan. Rio tau lagu itu ditujukan kepada siapa. Tak heran kalo Ify memang ingin seseorang mengganti Gabriel dihatinya
Dan di dunia ini
Aku tak mau sendiri
Ify menyudahi lagunya dan menghapus air matanya itu. Tepuk tangan meriah diberikan kepada Ify. Dan satu persatu peserta pun menunjukkan bakatnya.
1 jam kemudian
“ Kira-kira siapa yah yang menang..?” tanya Alvin
“ Menurut gue yang jadi queennya Ify deh..” kata Via
“ Kalo gue, yang jadi Kingnya Rio pasti..” kata Alvin
“ Apaan sih kalian..” kata Ify dan Rio bersamaan
“ Cie...ngomongnya bareng tuh..” goda Via
“ Ah lo Via..”
“ Baiklah, pemenang juara yang akan mewakili sekolah kita adalah...” MC mulai mengumumkan. Via, Ify, Alvin serta Rio begitu memperhatikan.
“ Yang menjadi King adalah dari kelas XI A 4 yang bernama Mario Stevano..”
“ Wah..nama lo bro yang disebut, buruan naik sono..” kata Alvin
“ Dan yang menjadi Queennya..berasal dari kelas XI A 2, Alyssa Saufika Umari..beri tepuk tangan kepada pemenang kita..” kata MC itu
“ Yeah...Ify menang, buruan maju, King Rio udah nunggu tuh..” goda Via
“ Huh..” Ify manyun ke arah Via
“ Wah serasi banget yah mereka..” kata Via
****
@Ruang Kep.Sek
“ Selamat yah buat Mario dan Alyssa, saya harap kalian bisa menunjukkan terbaik dari sekolah kita..” kata Pak Duta. Kepala sekolah SMA Harapan Bangsa
“ Makasih pak..” kata Rio dan Ify
“ Untuk mengikuti lomba nanti kalian harus berlatih, masih ada waktu seminggu lagi untuk kalian menyamakan bakat yang kalian punya..”
“ Iya pak, kami berdua akan berusaha semaksimal mungkin..” kata Rio
“ Ya sudah, kalian boleh kembali ke kelas.”
Ify dan rio pun menuju kelas mereka.
“ Fy, kita mulai latihannya kapan?” tanya Rio
“ Besok aja yah Io..sekalian kita nentuin lagu yang akan kita bawain..” kaat ify
****
Pulang Sekolah
“ Fy, gue duluan yah..” kata Via keluar kelas
“ Iya..”
setelah membereskan buku-bukunya Ify berjalan menuju gerbang sekolah.
Drrt..drt..sms masuk ke hp Ify
From : Mama
Fy, kamu pulang naik angkot yah, pak ony gak bisa jemput kamu
To : Mama
Iya, ma..
Akhirnya Ify pun menunggu angkot lewat di depan rumahnya. Namun hampir seengah jam Ify nunggu gak muncul. Sekolahannya pun sudah terlihat sepi, hanya tinggal beberpa motor siswa yang mengikuti ekskul
“ Hy Cantik..” kata 2 orang preman yang mendekati Ify
“ Mau ngapain kalian?” tanya Ify jutek
“ Ikut kita yuk..” kata salah satu preman
“ Gak..pergi kalian..” usir Ify
“ Udah gak usah malu-malu..ayo ikut..” kata preman satunya sambil memegang tangan Ify. Ify berontak
“ TOLOOOOONNNGGG” Teriak Ify
“ Percuma lo minta tolong disini udah gak ada siapapun manis..” katanya sambil mencolek dagu Ify
Dari jauh ada yang melihat peristiwa itu, ia pun akan menolong Ify namun saat akan menolong, sudah ada orang lain yang menolong Ify.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar