Blogger Templates

Selasa, 14 Juni 2011

Hanya Dia Part 6


Part 6

Pertandingan terus berlanjut. Babak perama selesai mereka pun sejenak beristirahat.

@SMA BP

“ Io, loe kog gak pernah ngoper ke kita sih..?” tanya Cakka

“ Sorry bro, gue lagi keasyikkan main..” kata Rio santai.

Babak kedua dimulai. Rio masih bersikap agresif, dan tidak memperdulikan bahkan sekarang Rio tidak memperdulikan siapapun. Yang dia pikirkan hanyalah menang dari Debo. Dan Rio pun berhasil mengungguli SMA HP, dan SMA BP menang.

Sorak sorai pendukung BP menggema, Rio pun segera menuju ruangan ganti dan akan langsung pulang.

“ Selamat yah kak...” ucap Debo mendekati Gabriel.

“ Thanks..permainan loe bagus..” puji Iel

Debo tersenyum dan kembali ketempatnya.

“ Via, Shilla Agni ayo kita samperin kak Iel..” ajak Ify. Lalu mereka pun menuju ruang ganti BP.

****

“ Io, loe mau pulang?” tanya Iel melihat Rio sudah bersiap pulang.

“ Iya, gue capek pengen pulang..” kata Rio

“ Guys, gue ma Cakka ganti baju dulu yah..” kata Alvin.

“ Io, gue mau ngomong sama loe..” kata Iyel menarik Rio keluar.

Ify melihat Iyel menarik Rio.

“ Guys, gue keluar sebentar yah..” kata Ify. Yang lain mengangguk.

****

“ Apa yang mau loe omongin?” tanya Rio

“ Kenapa loe bersikap gini Io?”

“ Maksud loe?”

“ Apa loe sengaja bermain lebih agresif hanya untuk mengalahkan Debo? Iya?”

“ Gak kog, mungkin hanya perasaan loe aja yel, gue main biasa aja tuh..” jawab Rio santai.

“ Hah? Biasa kata loe, ini bukan Rio yang gue kenal, Io, gue tau loe sakit hati liat Ify dan Debo tapi gak harus gini caranya....Loe harus sportif bro..” kata Iyel sedikit membentak

“ Trus gue harus gimana? Diam dan gak berbuat apa-apa? Iya?” kata Rio dengan marah

Iyel hanya diam.

“ Yel, loe gak ngerasain apa yang gue rasa, loe gak tau gimana sakitnya hati gue liat Ify, orang yang gue sayangi jadian dengan orang lain...loe gak pernah kan ngerasain itu..gak pernah..” ucap Rio sedikit lirih lalu pergi

Iyel bingung harus berkata apa, Ia memang tak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh sahabatnya itu.

****

Dari kejauhan Ify melihat Iyel dan Rio sedang bertengkar, lalu Ify mencoba mendekat dan mendengar apa yang mereka bicarakan. Ify sangat kaget saat Rio mengucapkan bahwa ia suka sama Ify.

“ Gak, gak mungkin kak Rio suka sama gue gak...” kata Ify lirih

Lalu ada yang menepuk pundak Ify

“ Fy, mau pulang?” tanya Debo

“ Maaf Deb, aku pulang sama Kak Iyel..” kata Ify bohong

“ Oh ya udah, aku duluan yah..” kata Debo. Ify mengangguk.

Ify langsung pergi ke tempat yang sunyi untuk menenangkan pikirannya.

****

Ify berdiam diri disebuah taman biasa ia kunjungi bersama Debo.

“ Apa gue udah nyakitin perasaan kak Rio yah?” Ucapnya

“ Trus gue harus ngapain, gue gak mau kak Rio benci dengan gue, gue juga gak mau Debo ninggalin gue lagi..” kata Ify

Ify hanya diam ditempat itu sampai sore.

Dering hp Ify berbunyi. Ify melihat siapa yang menelpon.

‘Kak Iyel calling’ Ify tak mengangkatnya.

@Rumah Iyel

Iyel bingung karena adiknya belum pulang. Dan telponnya pun tak diangkat

“ Ify..Ify..loe dimana sekarang..” kata Iyel cemas

“ Oh iya, gue telpon Rio aja..” kata Iel

“ Halo Io..”

“ Ada apa?”

“ Ify ada sama loe?”

“ Gak, emang kenapa?” tanya Rio khawatir

“ Dia belum pulang...”

“ Ok, gue akan cari Ify..”

Rio segera mencari keberadaan Ify. Rio segera mengambil kunci mobilnya dan mencari ke tempat yang biasa Ify kunjungi.

“ Ify loe sekarang ada dimana?” ucap Rio khawatir

Lalu Rio teringat tempat Ify biasa menyendiri. Dan dugaan Rio benar Ify ada disana dan hanya duduk terdiam. Rio menghampiri Ify.

“ Mau sampai kapan loe duduk disini?” tanya Rio cuek

Ify menoleh. Lalu mengacuhkannya

“ Kakak loe khawatir nyariin elo, kita pulang sekarang,” Rio menarik tangan Ify. Namun saat Ify berdiri ia langsung pingsan.

“ Ify...” ucap Rio. Lalu Rio menggendong Ify kemobilnya.

Rio segera menuju rumah Ify. Setelah sampai terlihat Iyel sedang berdiri di depan rumahnya menunggu kabar dari Rio.

“ Ify..Rio..” kata Iyel

“ Io. Ify kenapa?” tanya Iyel yang melihat Ify dalam keadaan tak sadar.

“ Dia pingsan..” ucap Rio singkat.

Lalu Rio membawa Ify ke kamarnya.

“ Thanks yah Io,,..” ucap Iyel

“ Iya, gue balik yah..”

Saat Rio akan pulang, tangan Rio dipegang oleh Ify.

“ Kak Rio, jangan benci sama gue..” ucap Ify mengigau

‘ Gue gak benci Fy sama Loe..’ batin Rio

Iyel diam. Lalu Rio melepaskan tangan Ify pelan dan langsung pulang.

****

“ Ya ampun Ify badan loe panas banget sih..” kata Iyel yang memegang kening Ify

“ Kak Rio...” Ucap Ify lirih

Iyel segera menelpon dokter dan meminta ijin ke sekolah.

****

@Sekolah

“ Alvin. Cakka, mana Iyel?” tanya Rio

“ Dia gak masuk hari ini, katanya Ify sakit..” ucap Cakka

“ Sakit?”

“ Iya..dan dia mau jagain Ify dirumah.” Kata Alvin

“ Loe mau ikut jenguk gak?” tanya Cakka

“ Iya, gue mau liat keadaan Ify..” kata Rio

Saat pulang Rio, Alvin, Cakka, Shilla, Via dan Agni segera kerumah Ify.

@Rumah Ify

“ Deb, gue ke dapur dulu yah, loe jagain Ify bentar..” kata Iyel kepada Debo yang sedang berada dirumah Ify

“ Iya kak..” kata Debo.

Ify masih tidur. Tak lama Ify sadar.

“ Ify kamu udah sadar..” kata Debo

“ Debo...kamu gak sekolah...?” tanya Ify

“ Aku udah pulang kog Fy...”

Iyel pun masuk ke kamar Ify

“ Ify, loe udah sadar?” tanya Iyel membawa semangkuk bubur panas buat Ify

“ Loe gak sekolah kak?” tanya Ify masih lemes

“ Iya, gue khawatir dengan keadaan loe..?” kata Iyel

“ Fy, kamu makan dulu yah, abis itu minum obat..” kata Debo. Iyel menyerahkan mangkuk buburnya dan menyuruh Debo menyuapi Ify.

****

Rio dkk sampai dirumah Ify dan langsung masuk ke kamar Ify.

“ Ify....” panggil Shilla, Via dan Agni.

Rio, Alvin dan Cakka mengikuti dari belakang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar