Hanya Dia
Part 1
“ Ih...mana si Via lama banget, bisa-bisa jamuran gue nunggu disini?” Kata Ify kesal.
Tin..tin.. Mobil berhenti didepan Ify
“ Maaf Fy, gue telat hehehe..udah yuk naik..” kata Via dari dalam mobilnya. Ify hanya
mendengus kesal.
“ Loe kemana aja sih, gue udah 15 menit nungguin loe disini..?”
“ Gue tadi ketiduran Fy, sorry yah cantik...” kata Via tersenyum jahil
“ Ya udah cepetan gue mau ngeliat Ka Iel main, keburu di mulai loh...” kata Ify yang akan pergi ke Lap. Basket buat nonton Iyel kakaknya bertanding basket.
“ Iya..iya..”
30 menit kemudian mereka sampai di sebuah gedung olahraga, Ify dan Via segera menuju lapangan basket. Terlihat ramai karena yang bertanding adalah kedua sekolah favorit yang benar-benar hebat dalam basket. SMA Bintang Putra dan SMA Putra Bangsa. Ify dan Via memilih tempat duduk yang suporternya dari SMA BP mudah terlihat kearah lapangan. Lalu mulai menikmati permainan.
****
“ Kalian harus menang, mengerti..” kata pelatih tim basket BP kak Excel. ka Excel memberi pengarahan untuk mereka.
Pertandingan pun dimulai, kekuatan kedua sekolah memang tak bisa diremehkan, namun dengan siasat yang telah diberikan oleh ka Excel, Tim basket BP dapat mengungguli PB.
“ Go ka Iyel..Go Ka Iyel...” Teriak Ify.
“ Fy, kog loe Cuma dukung ka Iyel sih?”
“ Kan dia kakak gue, kenapa sirik, dukung tuh pacar loh Alvin...”
“ Percuma loe teriak-teriak gini mereka gak akan denger Ipy...”
“ Biarin Wleeek..” Ify menjulurkan lidahnya ke Via dan berteriak lagi.
“ Eh Fy, loe tau anak yang nomor punggungnya 24 itu gak?” tanya Via
“ Yang mana?”
“ Itu, yang lagi dribble bola...”
“ Gak tau tuh, kayaknya anak baru..”
“ Tapi kog bisa langsung masuk tim Fy, sedangkan Sion yang udah jadi pemain inti ditaruh
dicadangan...”
“ Auk ah mending gue dukung ka Iyel..”
“ Ikh...Ipy..”
Pertandingan terus berlanjut, score kini 85-83, SMA BP ketinggalan satu angka dan waktu yang tersisa tinggal 2 menit. Gabriel mencoba mengambil bola lalu mengopernya ke pemain no 24 lalu Ia melakukan three point dan...Yup masuk dan SMA BP pun menang dengan score 86-85.
“ Yeah...BP menang..hore...” teriak Ify gaje.
“ Fy, Fy, udah donk..gak usah heboh banget...” kata Via
“ Via, kita kesana yuk, gue mau ngasih ucapan selamat sama kakak gue...” Ify menarik Via untuk menuju ruangan Basket dan memberinya selamat.
@Ruang Basket SMA BP
“ Hwa..kita menang, hore...” kata Cakka histeris
“ Hebat loe bro bisa cetak three point disaat saat genting salut gue..” kata Iyel
“ Mario..permainan kamu hebat dan kamu masuk ke Tim Inti Tim basket kita..” kata Ka Excel.
“ Makasih ka, gue akan memberikan yang terbaik buat tim ini.” Kata Rio tersenyum.
“ Selamat bergabung di Tim Basket BP Io..” kata Alvin.
“ Thanks..”
“ Eh, Io, Vin, Cak, pulang yuk..” ajak Iyel
Semua mengangguk dan keluar ruangan
Ify mendengar sorak-sorakan dari dalam ruangan dan karena malu akhirnya Ify dan Via menunggu diluar.
“ Eh, itu mereka baru keluar” kata Via yang melihat anak-anak basket keluar dari ruangan.
“ Ka Iyel..” panggil Ify
“ Alvin” panggil Via
“ Ify..tadi loe nonton yah?” kata Iyel
“ Ya iyalah, kan gue pengen liat permainan loe Ka, selamat yah..” kata Ify
“ Eh, elo yang masukin three point tadi kan?” tanya Via
“ Iya, hebat banget loe..” puji Ify
“ Via Ify kenalin dia Rio anak baru di Tim kita...” kata Alvin
“ Alyssa Saufika Umari, panggilannya Ify...”
“ Gue Sivia panggil aja Via”
“ Rio” kata Rio tersenyum Ramah.
‘ Manis banget nih cowok ‘ batin Ify
“ Via, gue pulang bareng ka Iyel yah, “ kata Ify
“ Yah Ify, gue sama siapa?” kata Via
“ Jadi gue gak dianggep nih?” sindir Alvin
“ Hehehehe...lupa Vin” kata Via. Alvin mengacak-ngacak rambut Via.
“ Ehmm..kacang-kacang “ kata Cakka
“ Kacang seribu rupiah, silahkan beli disini...” kata Cakka yang merasakan dikacangin.
“ Oh ada kak Cakka toh, gue baru liat tuh..” kata Ify
“ Tau akh, Yel gue bareng loe yah?” kata Cakka.
“ gue gak bawa mobil” kata Iyel
“ Lah, tadi pergi sama siapa?” tanya Ify
“ Bareng sama Rio” kata Iyel
“ Udah, gue anter loe semua pulang deh kecuali Alvin sama Via..” kata Rio
“ Ok deh, cabut yuk..” Cakka menarik tangan Rio.
****
“ Rio, loe kog bisa masuk tim basket BP, bukannya loe bukan anak BP yah?” tanya Ify
“ Gue kakak kelas loe jadi panggil Kak Rio, gue anak baru besok gue masuk sekolah..” kata Rio
“ Hehhehe.maaf ka..” kata ify cengengesan.
“ Cakk, gue kog gak liat agni tadi?” kata Iyel
“ Oh, dia gak bisa datang..” kata Cakka cuek
“ Pantesan aja tadi kak Cakka mainnya gak semangat, yang nyemangatinnya gak ada...” canda Ify
“ Tau aja loe Fy..” kata Cakka mengacak rambut Ify
“ Kak Iyel, rambut gue diacak nih...” kata Ify ngadu. Iyel tak menggubrisnya
“ Dasar tukang ngadu loe..” kata Cakka. Ify manyun
‘ Lucu juga Ify kalo lagi manyun gitu ‘ batin Rio
****
SMA BINTANG PUTRA
“ Pagi Via...” sapa Ify yang baru datang.
“ Pagi Fy” balas Via
“ Gue kog gak disapa, gak dianggap nih...” sindir seseorang
“ Wah...Shilla...” kata Ify memeluk Shilla yang duduk di belakang Via. Shilla baru pulang dari
liburannya diBandung.
“ Ipy..gue gak bisa napas..” kata Shilla berusaha melepaskan pelukan Ify
“ Heheheh...abis gue kangen banget sama loe..” kata Ify nyengir
“ Kangen sih kangen tapi gak gitu juga kali..”
“ Mana oleh-oleh buat kita ?” tanya Via
“ Ada dirumah gue..kalian kerumah aja pulang nanti..” kata Shilla
“ Siip dah..” kata Ify mengacungkan kedua jempolnya
“ Eh, Agni mana nih? Kog belum datang?” tanya Shilla yang melihat bangku disebelahnya kosong.
“ Loe kayak gak tau Agni aja, tuh anak kan suka telat..” kata Via
“ Pagi Semua...” sapa Agni yang baru datang.
“ Shill, Fy, kita gak salah liat kan, itu beneran Agni yah” kata Via tak percaya
“ Apaan sih kalian, gue datang cepet salah, gue telat salah..mau kalian gimana sih” kata Agni kesel
“ Hehehe...sorry, kita kan gak biasa liat loe datang cepet..tumben nih gak telat” kata Ify
“ Gue tadi dianter sama bokap gue..jadi cepet..” kata Agni
“ Semoga aja gak Cuma hari ini aja loe gak telat..” harap Shilla
“ Hehehehe..” Agni nyengir.
Obrolan mereka pun berhenti saat Bu Winda wali kelas mereka memasuki kelas.
****
Bel istirahat pun berbunyi, Ify cs pun langsung menuju kantin.
“ Wah, penuh kantinnya, kita duduk dimana nih..” kata Via
“ Tempat ka Iyel tuh masih ada yang kosong..” kata Ify menunjuk meja Iyel cs
Mereka pun menghampiri Iyel cs.
“ Ify. Duduk aja sini..” kata Iyel
“ Emang kita mau duduk sini..” kata Shilla
“ Eh Shilla, kog loe gak ngasih tau sih udah pulang..” kata Iyel
“ Hehehe..sorry ka...” kata Shilla
“ Wah, ada Agniku...gue kangen nih sama loe..” kata Cakka manja.
“ Apaan sih loe Cakk, biasa aja kali.” Kata Agni risih.
Mereka mengobrol ria bersama pasangan masing-masing, sedangkan Ify dan Rio hanya diam.
‘ Ih, gue dikacangin...’ batin Ify kesel.
“ Kenapa Fy? Kog cemberut sih?” tanya Rio yang melihat muka Ify cemberut
“ Gue kesel aja dikacangin ama mereka. Mentang-mentang gue gak ada pasangan..” kata Ify
“ Makanya cari pacar sono..tuh Rio jomblo lagi..” kata Iyel
“ Apaan sih loe kak, “ kata Ify malu.
“ Fy, kita pindah aja yuk dari sini..” ajak Rio. Ify mengangguk. Dan pergi bersama Rio
“ Eh, Yel, Rio kayaknya suka sama adek loe..” kata Alvin
“ Biarin aja, mungkin dengan adanya Rio dia bisa lupa dengan Debo..” kata Iyel
Ify dan Rio duduk di taman deket kantin.
“ Ka, loe pindahan dari mana sih?” tanya Ify
“ Dari Manado. Emang kenapa?”
“ Gak, Cuma nanya. Kog loe bisa langsung ikut main di tim basket sekolah, kan loe anak baru?”
“ Waktu itu gue lagi main basket di lap.komplek, tiba-tiba Iyel ngeliat gue dan ngajak gue
buat gabung ke tim basket mereka, karena Sion lagi cidera. Dan Iyel juga udah tau gue anak
Bintang Putra”
“ Emangnya loe udah pindah ke sekolah kita yah kemarin?”
“ Udah, tapi gue belum masuk aja.”
“ Oh...pinter banget loe main basket, ngelebihi kak Cakka yang sebagai ketuanya.”
“ Bisa aja loe..Masuk yuk udah bel..”
“ Iya..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar